A. MANAGER
Seorang manager dapat mempengaruhi kinerja suatu organisasi, manager bekerja tidak secara langsung namun dengan dibantu pihak-pihak di bawah manager . Seorang manager di kalangan masyarakat umumnya adalah seeorang yang bertanggung jawab secara langsung terhadap keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi yang mereka pimpin .Ada dua pandangan yang berpendapat berbeda tentang manager yaitu :
1) Pandangan Mumpuni
Seorang manager yang baik dapat mengantisipasi perubahan, memanfaatkan peluang,memperbaikikinerja yang buruk, dan memimpinorganisasi dengan baik. Dalam pandangan mumpuni seorang manager secara langsung bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang terjadi dalam organsasinya.
2) Pandangan Simbolis
Pandangan ini berpendapat bahwa keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi ditentukan bukan oleh manager tetapi yang berperan paling besar adalah faktor-faktor di luar kekuasaan manager. Dalam hal ini seorang manager dibatasi oleh budaya dan lingkungan organisasi.
B. BUDAYA ORGANISASI
Budaya organisasi adalah nilai-nilai, prinsip-prinsip, tradisi, dan cara-cara bekerja yang di anut bersama oleh anggota organisasi dan mempengaruhi cara mereka bertindak. Budaya mempunyai beberapa makna yaitu :
Budaya adalah sebuah presepsi , bukan sesuatu yang dapat disentuh atau dilihat secara fisik, namun para karyawan menerima dan memahami melalui apa yang mereka alami dalam organisasi.
Budaya adalah organisasi yang bersifat deskriptif yaitu berkenaan dengan bagaimana para anggota menerima dan mengartikan budaya tersebut.
Budaya merupakan aspek penerimaan ( penganutan ) yaitu meskipun para anggota dari latar belakang yang berbeda dan dari jenjang organisasi yang berbeda tetapi mereka cenderung mengartikan budaya organisasi dengan cara yang sama.
Budaya organisasi memiliki beberapa dimensi yaitu perhatian yang detail, orientasi manusia ,orientasi hasil, agresivitas, pengambilan resiko, dan inovasi. Dalam budaya organisasi sebuah budaya dipertahankan melalui tahap dan perencanaan para anggota seperti seleksi para anggota karyawan, tindakan jajaran manajemen puncak serta beberapa proses sosialisasi. Semakin kuat budaya organisasi maka semakin kuat mempengaruhi cara kerja manager menjalankan tugasnya seperti bagaimana seorang manager mengambil resiko untuk merencanakan , menata , memimpin, dan mengendalikan organisasinya.
C. ISU-ISU BUDAYA ORGANISASI TERKINI
Beberapa uraian tentang karakteristik budaya terkini antara lain :
1) Menciptakan budaya beretika
Budaya dalam sebuah organisasi dapat mempengaruhi etika serta perilaku di antara para anggotanya. Budaya beretika dalam hal ini memberikan toleransi yang tinggi terhadap resiko, memberikan ruang bagi agresivitas,dan memberikan penekanan pda hasil maupun proses.
2) Menciptakan budaya inovatif
Budaya yang berinovatif memiliki ciri-ciri seperti : tantangan dan keterlibatan dalam kesuksesan perusahaan, kebebasan berpendapat, kepercayaan dan keterbukaan sesama karyawan, waktu , keceriaan / humor di tempat kerja, penyelesaian konflik, silang-pendapat antar karyawan, serta pengambilan resiko kepada karyawan.
3) Menciptakan budaya berorientasi pelanggan
Budaya berorientasi pelanggan meliputi : karyawan yang ramah dan mudah bergaul, aturan dan prosedur yang kaku serta mengikat, pemberdayaan karyawan, peran dan sasaran yang jelas, dan karyawan yang termotivasi memuaskan pelanggan.
4) Menciptakan budaya yang mendukung kebhinekaan
Yaitu mempekerjakan orang-orang dengan latar belakang yang heterogen baik ras, etnik, usia, jenis kelamin, maupun karakteristik lainnya.
D. LINGKUNGAN
Lingkungan spesifik meliputi kekuatan eksternal yang secara langsung mempengaruhi keputusan dan tindakan para manager. Kekuatan utama yang membentuk lingkungan spesifik adalah pelanggan,pemasok, pesaing, dan kelompok kepentingan dalam masyarakat. Selain lingkungan spesifik adajuga lingkungan umum atau lingkungan generik yang meliputi kondisi-kondisi ekonomi, politik/hukum, sosial budaya, demograis, teknologi, dan global secara luas.Meskipun beberapa fakto tidak terlalu mempengaruhi organisasi tetapi para manager tetap harus memperhatikan fungsi perencanaan , penataan, kepemimpinan, dan pengendalian.
Ligkungan dapat mempegaruhi para manager malaui ketidakpastian yang dikandung oleh lingkungan itu sendiri dan melalui beragam hubungan yang ada di antara organisasi serta para pihak yang berkepentingan dengan organisasi (stakeholders ). Selain itu di dalam sebuah lingkungn terdapat beberapa langkah untuk mengelola stakeholders yaitu dengan mengenali para pemangku kepentingan ( stakeholders ) organisasi, mengetahui apa kepentingan dan kemauan para puhak tersebut terhadap organisasi, menentukan seberapa penting atau seberapa besar pengaruh setiap pihak bagi keputusan atau tindakan organisasi, serta menetukan hubungan dengan para pemangku kepentingan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar